Pangkalpinang, 22 September 2026 — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima kunjungan siswa kelas IV dan V SD IT Insantama Pangkalpinang dalam rangka kegiatan edukasi dan literasi lingkungan, Selasa (22/09/2026).
Dalam kunjungan tersebut, para siswa mendapatkan pengenalan secara langsung mengenai pentingnya menjaga dan mengelola lingkungan, termasuk pengelolaan sampah melalui berbagai kegiatan dan inovasi yang ada di DLHK Babel.
Sekretaris DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Deki Susanto, S.T., M.M., menyampaikan bahwa kebiasaan baik dalam menjaga lingkungan perlu ditanamkan sejak sedini mungkin. Menurutnya, pengenalan terhadap lingkungan sejak usia dini menjadi bagian penting dalam membentuk kepedulian generasi penerus.
“Lingkungan sangat berdampak terhadap masa depan kita. Karena itu, kebiasaan untuk mengenal, menjaga dan memelihara lingkungan harus dimulai sedini mungkin,” ujar Deki.
Ia menjelaskan, persoalan lingkungan memiliki dampak yang dapat dirasakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah perubahan kondisi lingkungan yang dapat berkontribusi terhadap berbagai persoalan, termasuk kemarau panjang.
Deki juga memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai dampak sampah apabila tidak dikelola dengan baik. Sampah yang dibuang sembarangan di daratan dapat menyumbat saluran air dan berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan. Sementara sampah yang masuk ke perairan dapat membahayakan ekosistem dan berpotensi menjadi mikroplastik yang masuk ke rantai makanan.
“Kalau sampah kita anggap sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dikelola, maka kita akan lebih peduli. Sampah di daratan bisa menyumbat selokan dan menyebabkan banjir, sedangkan sampah di perairan dapat berdampak terhadap ikan dan ekosistem,” jelasnya.
Ia mengingatkan para siswa bahwa lingkungan yang sehat akan mendukung keberlangsungan berbagai makhluk hidup. Sebaliknya, pencemaran lingkungan dapat menyebabkan terganggunya ekosistem hingga berkurangnya populasi berbagai jenis makhluk hidup.
“Lingkungan yang ada saat ini bukan hanya milik kita, tetapi merupakan titipan untuk anak cucu kita. Kalau lingkungan tidak kita jaga, generasi berikutnya bisa kehilangan lingkungan yang sehat,” katanya.
Deki juga mengapresiasi para siswa yang mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung mengenai pengelolaan lingkungan. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui kebiasaan memilah dan mengelola sampah dengan benar.
Sementara itu, Kepala DLHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Amransyah Muslimin, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi kepada SD IT Insantama Pangkalpinang atas kunjungan dan partisipasi para siswa dalam kegiatan literasi lingkungan di DLHK Babel.
“Senang sekali kalau pulang dari sini apa yang dipelajari bisa dipraktikkan, terutama sampahnya harus dipilah,” ujar Amransyah.
Menurutnya, kegiatan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi DLHK Babel untuk memperkenalkan edukasi lingkungan secara langsung kepada generasi muda. Ia berharap pengetahuan yang diberikan dapat tertanam sejak dini dan menjadi bekal bagi para siswa untuk ikut menjaga lingkungan di masa mendatang.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami dapat menyosialisasikan pentingnya lingkungan. Anak-anak ini adalah generasi yang nantinya akan meneruskan upaya menjaga lingkungan. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menanamkan kepedulian kepada adik-adik untuk menjaga lingkungan,” tuturnya.
Amransyah menambahkan, DLHK Babel merasa bangga dapat menjadi salah satu tempat literasi lingkungan bagi para pelajar. Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga dapat melihat secara langsung berbagai praktik pengelolaan lingkungan yang dilakukan di DLHK Babel.
Kunjungan siswa SD IT Insantama tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman edukatif yang mendorong tumbuhnya kesadaran untuk menjaga kebersihan, memilah sampah, serta memahami pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.